Langsung ke konten utama

Postingan

Hanya Satu Cinta, Cukupkah?

KOMPAS.com - Kalau mau jujur, semua perempuan yang sudah berpasangan pasti pernah menyimpan rasa suka pada pria lain. Begitu pula halnya dengan kekasih Anda, yang diam-diam pernah "memendam rasa" dengan perempuan lain. Sebenarnya, bisakah kita membagi cinta untuk banyak orang dalam waktu bersamaan? Suntikan Semangat Baru Ini bukan lagi cerita baru. Pada saat sudah tidak lagi menyandang status available, tiba-tiba muncul pria idaman lain di depan mata. Mau ditanggapi, takut salah. Mau pura-pura cuek, kok ya susah. Apalagi bila pria tersebut juga menunjukkan atensi serupa pada kita. Padahal, hubungan dengan kekasih juga sedang mesra-mesranya. Harus bagaimana, dong? Tak perlu pusing. Menurut Dr Yvonne Kristin Fulbright, pakar hubungan, selama janur kuning belum melengkung, Anda masih bebas mencari alternatif pendamping. Pacaran memang momen untuk menentukan pilihan terbaik, bukan? Bukan hanya kita yang belum menikah, mereka yang sudah pernah menghadap penghulu pun terkadang m...

Masuk Daftar 1.000 Terkaya Dunia Inilah 7 Orang Terkaya Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak tujuh warga Indonesia masuk ke dalam daftar 1.000 orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes . Ketujuh orang tersebut adalah kakak beradik dari perusahaan rokok Djarum, Michael Hartono dan Budi Hartono, yang berada di posisi ke-258 dengan kekayaan masing-masing 3,5 miliar dollar AS. Selain dari Djarum, mesin uang mereka adalah dari BCA. Mereka berdua juga menguasai kompleks Grand Indonesia yang berdiri di lokasi bekas Hotel Indonesia. Berikutnya di posisi ke-316 adalah Martua Sitorus. Pemilik Wilmar International ini mempunyai kekayaan 3 miliar dollar AS. Martua sendiri sekarang tinggal di Singapura. Setelah itu ada Peter Sondakh yang mempunyai kekayaan 2,2 miliar dollar AS. Pemilik Rajawali Group ini menempati posisi ke-437. Kemudian ada Sukanto Tanoto yang menempati posisi ke-536 dengan kekayaan 1,9 miliar dollar AS. Bos Asian Agri ini juga saat ini tinggal di Singapura. Setelah itu Low Tuck Kwong berada di urutan ke-828. Dengan perusaha...

Kasus Pembunuhan 447 Tahun Lalu Dibuka Kembali

Kejadian yang sudah ratusan tahun berlalu akan dibuka lagi. Para polisi Sisilia, Italia, Jumat (12/2/2010), meminta bantuan tim forensik internasional untuk membuka kembali kasus pembunuhan atas bangsawan Italia 447 tahun lalu. Investigasi akan dilakukan di Carini, kota kecil di dekat Palermo. Investigasi tepatnya akan dilakukan di sebuah kastel tempat Baroness Laura Lanza dibunuh tahun 1563 bersama kekasihnya, Ludovico Vernagallo. Saat itu keduanya tertangkap basah sedang bermesraan di tempat tidur. "Keadilan tidak memihak mereka," ujar Gaetano La Fata, Wali Kota Carini, yang memutuskan membuka kembali kasus itu. "Kami berharap tes DNA dan pembuktian kriminal akan membantu kita menemukan apa motif di balik kejahatan tersebut dan membuktikan apakah ada lebih dari satu pembunuhan," ujarnya lagi. Ayah Baroness, Cesare, mengaku melakukan pembunuhan itu dalam sebuah surat yang baru-baru ini ditemukan di Gereja Chiesa Madre di Carini. Cesare tidak sendirian dalam pembu...

Terlalu Tinggi Seorang Presiden Bicara Pajak

Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai persoalan tunggakan pajak oleh pengusaha dinilai sebagai pernyataan yang bermuatan politis. Secara tak langsung, pernyataan itu dianggap sebagai "ancaman" kepada bos Partai Golkar, Aburizal Bakrie, yang perusahaannya tersangkut masalah pajak. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI), Ikrar Nusa Bakti, mengatakan, persoalan pajak adalah persoalan yang terlalu remeh untuk dibicarakan oleh seorang Presiden. "Janganlah persoalan negara dicampurkan dengan politik. Kalau ada yang ngemplang memang harus ditindak. Tapi pertanyaan saya, lima tahun kemarin pas jadi Presiden, kerjaannya ngapain aja? Kalau ada masalah pajak, kenapa enggak ribut dari dulu? Kenapa baru sekarang diungkit?," kata Ikrar, Sabtu (13/2/2010) kepada Kompas.com . Menurut Ikrar, pernyataan tersebut tak lebih hanya ingin memberikan peringatan "halus" kepada Golkar. Demokrat dianggap memperlihatkan keresahan terhadap gerak-gerik mi...

Rhubarb, Obat Baru Kanker?

Siapa yang menyangka bahwa tanaman rhubarb dapat memangkas kanker. Menurut sebuah penelitian, tanaman yang memiliki polifenol itu memiliki kemampuan mencegah pertumbuhan sel kanker dan dapat digunakan untuk pegembangan toksik baru. Demikian laporan dalam jurnal Food Chemistry, baru-baru ini. Penelitian yang dilakukan Universitas Sheffield Hallam, Inggris, bersama Lembaga Penelitian Tanaman Skotlandia itu bertujuan untuk mengetahui manfaat dari tanaman hubarb. Para peneliti berharap, mereka menemukan kombinasi terbaik polifenol pada rhubarb dan kemoterapi yang dibutuhkan untuk membunuh sel-sel leukemia. "Penelitian kami menunjukkan bahwa rhubarb merupakan sumber potensial yang dapat digunakan untuk mengembangkan obat antikanker," kata Dr Nikki Yordania-Mahy, peneliti dari Universitas Sheffield Hallam. " Rhubarb terbukti memiliki beberapa polifenol yang memiliki sifat antikanker. Mengonsumsi tanaman itu akan sangat baik untuk Anda." Sebelumnya, penelitian...

Gara-gara Facebook, Perceraian Meningkat

New York: Apakah Anda sedang menjalani proses perceraian dengan suami atau istri? Berhati-hatilah terhadap apa yang Anda tulis di situs jejaring sosial. Pasalnya, sekitar 81 persen dari 1.600 anggota Akademi Pengacara Perkawinan Amerika (AAML) mengatakan dalam lima tahun terakhir ini jumlah kasus perceraian meningkat gara-gara aktivitas seseorang di beberapa situs seperti Facebook, MySpace, dan Twitter. "Jika seseorang yang sedang menjalani proses perceraian atau perebutan hak asuh mempublikasikan sesuatu yang kontradiktif di situs jejaring sosial, maka pasangannya lah yang akan pertama kali menyadarinya. Dari situ, kekacauan kerap terjadi," kata Marlene Eskind Moses, presiden AAML, Rabu (10/2) waktu setempat. Berdasarkan pernyataan 66 persen anggota AAML, Facebook adalah penyebab utama perceraian dan perebutan hak asuh anak. Menyusul di urutan kedua dan ketiga adalah MySpace dan Twitter dengan 15 dan lima persen. "Facebook adalah sumber informasi," ujar Ken...

Penderita Migrain Cenderung Idap Serangan Jantung

Jangan sepelekan sakit kepala sebelah atau yang biasa kita sebut migrain. Sebuah penelitian baru menunjukkan, orang yang menderita migrain cenderung terkena serangan jantung. Demikian dilansir HealthDay, Rabu (10/2). Serangan jantung pada orang yang menderita migrain hampir dua kali lipat jumlahnya ddibanding orang yang tidak menderita sakit itu, seperti dilaporkan Dr. Richard B. Lipton, seorang profesor neurologi di Albert Einstein College of Medicine, New York City. Studi dilakukan dengan membandingkan antara 6.102 orang penderita migrain dengan 5.243 orang yang tidak menderita migrain. Hasilnya menunjukkan 4,1 persen penderita migrain terkena serangan jantung dan hanya 1,9 persen orang yang tidak menderita migrain yang terkena serangan jantung. Penelitian sebelumnya juga telah menemukan hubungan langsung antara migrain dan masalah kardiovaskular termasuk masalah jantung dan stroke, terutama pada pasien perempuan. Salah satu penelitian yang dilakukan pada pasien perempuan men...