Langsung ke konten utama

Masuk Daftar 1.000 Terkaya Dunia Inilah 7 Orang Terkaya Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak tujuh warga Indonesia masuk ke dalam daftar 1.000 orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes.

Ketujuh orang tersebut adalah kakak beradik dari perusahaan rokok Djarum, Michael Hartono dan Budi Hartono, yang berada di posisi ke-258 dengan kekayaan masing-masing 3,5 miliar dollar AS. Selain dari Djarum, mesin uang mereka adalah dari BCA. Mereka berdua juga menguasai kompleks Grand Indonesia yang berdiri di lokasi bekas Hotel Indonesia.

Berikutnya di posisi ke-316 adalah Martua Sitorus. Pemilik Wilmar International ini mempunyai kekayaan 3 miliar dollar AS. Martua sendiri sekarang tinggal di Singapura. Setelah itu ada Peter Sondakh yang mempunyai kekayaan 2,2 miliar dollar AS. Pemilik Rajawali Group ini menempati posisi ke-437.

Kemudian ada Sukanto Tanoto yang menempati posisi ke-536 dengan kekayaan 1,9 miliar dollar AS. Bos Asian Agri ini juga saat ini tinggal di Singapura.

Setelah itu Low Tuck Kwong berada di urutan ke-828. Dengan perusahaan batu bara Bayan Resources, pengusaha kelahiran Singapura ini mempunyai kekayaan 1,2 miliar dollar AS. Dan, orang ketujuh Indonesia yang masuk ke daftar 1.000 orang terkaya dunia 2010 adalah bos Para Grup Chairul Tanjung yang mempunyai kekayaan 1 miliar dollar AS, menempati posisi ke-937.

Adapun gelar orang terkaya sejagat diraih oleh pengusaha asal Meksiko, Carlos Slim Helu, yang mempunyai kekayaan 53,3 miliar dollar AS.

Helu menggeser pendiri Microsoft, Bill Gates, yang turun ke posisi kedua dengan nilai kekayaan 53 dollar AS. Kemudian pemilik Berkshire  Hathaway, Warren Buffet, yang mempunyai harta 47 miliar dollar AS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASUS Smartbook, Harga Lebih Murah Daripada Netbook

Dalam konferensi investor yang digelar Jumat (30/10) kemarin yang diselenggarakan di Taipei, boss ASUS, Jerry Shen, telah mengkonfirmasi bahwa sebuah device Smartbook akan diluncurkan di kuarter pertama 2010, dengan harga yang cukup murah yakni NTD6000 (USD184).  Shen mengatakan bahwa kategori Smartbook memiliki potensi pertumbuhan dan volume yang tinggi, dan inilah yang menjadi alasan ASUS untuk membuat Smartbook sebagai ‘senjata rahasia’, selain Eee PC. Shen menambahkan ketika berbicara dalam konferensi, bahwa pihaknya belum melihat market dari Smartbook. Shen menekankan bahwa inovasi, harga dan kecepatan yang kompetitif dari ASUS akan menjadi kunci yang akan diterima di banyak manufaktur dunia. Smartbook, eBook, ataupun product tablet telah menjadi subject inovasi internal dan brainstorming commitee yang akan dijalankan mulai 6 bulan ke depan dengan arah dan tujuan untuk menampilkan device Smartbook dalam event CeBIT dan Computex 2010. ASUS Smartbook ini dilengkapi dengan...

Berlian Akan Jadi Mas Kawin Nia Ramadhani

Jakarta Rencana pernikahan Nia ramadhani dengan anak pengusaha Aburizal Bakrie, Ardhie Bakrie sudah hampir matang. Berlian pun akan diberikan kepada Nia sebagai mas kawin. Wow! Ardhie tak tinci menjelaskan berapa nominal batu mulia itu. Namun kalung berlian akan bertengger di leher Nia saat dirinya menikah pada April 2010 mendatang. "Alhamdulillah saya sangat bahagia. Mas kawinya nanti kalung dan giwang berlian," kata Ardhie saat ditemui di kediaman ayah Nia di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2009) malam. Sama halnya dengan komentar keluarga Nia Ramadhani soal pernikahan yang terkesan mendadak. Kata Ardhie, rencana dirinya untuk menikahi Nia sudah direncanakan sejak lama. "Sudah matang," tegasnya. Ardhie meminta doa agar pernikahanya dengan bintang 'Suster Ngesot' itu bisa lancar. "Insya Allah Nia yang terbaik untuk saya," kata Ardhie. (ebi/ebi)

Kesultanan Samudra Pasai

Berdasarkan berita Marcopolo (th 1292) dan Ibnu Batutah (abad 13). Pada tahun 1267 telah berdiri kerajaan Islam pertama di Indonesia, yaitu kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya Batu nisan makam Sultan Malik Al Saleh (th 1297) Raja pertama Samudra Pasai. Kesultanan Samudera Pasai, juga dikenal dengan Samudera, Pasai, atau Samudera Darussalam, adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatera, kurang lebih di sekitar Kota Lhokseumawe, Aceh Utara sekarang. Kerajaan Samudra Pasai berdiri sekitar abad 13 oleh Nazimuddin Al Kamil, seorang laksamana laut Mesir. Pada Tahun 1283 Pasai dapat ditaklukannnya, kemudian mengangkat Marah Silu menjadi Raja Pasai pertama dengan gelar Sultan Malik Al Saleh (1285 - 1297). Makam Nahrasyiah Tri Ibnu Battutah, musafir Islam terkenal asal Maroko, mencatat hal yang sangat berkesan bagi dirinya saat mengunjungi sebuah kerajaan di pesisir pantai timur Sumatera sekitar tahun 1345 Masehi. Setelah berlayar selama 2...