Langsung ke konten utama

Tips Memotret dengan Kamera Ponsel

Kamera merupakan salah satu fitur ponsel yang banyak diminati. Pada awalnya kamera ponsel tidak menyatu dengan ponsel. Apabila ingin memfoto maka tambahan kamera harus dipasang dibagian bawah ponsel. Perkembangan teknologi semakin pesat sehingga saat ini kamera bisa terintegrasi didalam ponsel. Kualitas yang dihasilkan juga semakin bagus dengan resolusi yang terus meningkat.

Old vs New

Old vs new. Kamera QuickPic yang dipasang dibagian bawah ponsel Siemens M55 mempunyai resolusi 0.31MP (Tahun 2003) sedangkan saat ini kamera ponsel telah mencapai 8 MP (Tahun 2008)

Untuk menghasilkan foto yang bagus, tidak hanya sekedar kamera saja yang penting. Tapi juga kemampuan untuk mengoperasikannya. Berikut ini ada beberapa tips agar hasil jepretan foto dari ponsel bisa baik.

contoh foto

  • Setting ponsel dengan menggunakan resolusi tertinggi, agar didapat hasil yang maksimal.
  • Bersihkan lensa sebelum memfoto, siapa tahu ada kotoran yang menempel sehingga mempengaruhi hasil foto. Terutama ponsel yang tanpa pelindung kamera.
  • Fotolah ditempat yang terang. Karena jika gelap gambar akan berbintik-bintik atau noise.
  • Gunakan lampu flash ponsel apabila memfoto ditempat yang kurang cahaya. Apabila masih kurang aktifkan modus malam (Night Mode).
  • Apabila tidak ada flash gunakan mode modus malam atau setingan manual kamera ponsel.
  • Jangan menggunakan zoom karena zoom yang digunakan hanya bersifat digital bukan optical seperti di kamera digital. Jadi lebih baik mendekat ke obyek yang akan diambil.
  • Apabila ingin memfoto dengan jarak yang sangat dekat gunakan mode micro agar gambar yang dihasilkan bisa fokus. Artikel mengenai mode mikro ada disini.
  • Jangan menghadap sinar yang kuat karena foto akan menjadi gelap/siluet, kecuali ingin membuat foto siluet.
  • Jagalah kestabilan tangan saat memotret. Gunakan kedua tangan untuk memegang ponsel. Karena jika goyang maka gambar akan menjadi blur atau tidak fokus.
  • Setelah mengambil gambar jangan langsung bergerak, karena kadang ponsel membutuhkan waktu agak lama untuk merekam gambar.
  • Fotolah sebanyak-banyaknya dan dengan sudut yang berbeda-beda, terutama jika memori yang digunakan besar. Nanti baru dihapus saat memilah-milah foto.
  • Apabila suka narsis maka untuk memotret bisa menggunakan bantuan miror/cermin kecil yang ada di samping lensa kamera. Untuk pengambilan gambar otomatis dapat dipergunakan fitur timer.
  • Cobalah seluruh fitur yang tersedia di dalam ponsel, baik setting, mode maupun efek2nya.
  • Apabila gambar bernoise banyak maka lebih baik diedit dahulu menggunakan software pengolah gambar di komputer. Salah satu software yang dapat dipergunakan adalah Noiseware.
  • Jika memfoto dengan kamera beresolusi vga maka lebih baik dicetak dalam ukuran 2R agar didapat gambar yang bagus.

Selamat Memotret

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASUS Smartbook, Harga Lebih Murah Daripada Netbook

Dalam konferensi investor yang digelar Jumat (30/10) kemarin yang diselenggarakan di Taipei, boss ASUS, Jerry Shen, telah mengkonfirmasi bahwa sebuah device Smartbook akan diluncurkan di kuarter pertama 2010, dengan harga yang cukup murah yakni NTD6000 (USD184).  Shen mengatakan bahwa kategori Smartbook memiliki potensi pertumbuhan dan volume yang tinggi, dan inilah yang menjadi alasan ASUS untuk membuat Smartbook sebagai ‘senjata rahasia’, selain Eee PC. Shen menambahkan ketika berbicara dalam konferensi, bahwa pihaknya belum melihat market dari Smartbook. Shen menekankan bahwa inovasi, harga dan kecepatan yang kompetitif dari ASUS akan menjadi kunci yang akan diterima di banyak manufaktur dunia. Smartbook, eBook, ataupun product tablet telah menjadi subject inovasi internal dan brainstorming commitee yang akan dijalankan mulai 6 bulan ke depan dengan arah dan tujuan untuk menampilkan device Smartbook dalam event CeBIT dan Computex 2010. ASUS Smartbook ini dilengkapi dengan...

Berlian Akan Jadi Mas Kawin Nia Ramadhani

Jakarta Rencana pernikahan Nia ramadhani dengan anak pengusaha Aburizal Bakrie, Ardhie Bakrie sudah hampir matang. Berlian pun akan diberikan kepada Nia sebagai mas kawin. Wow! Ardhie tak tinci menjelaskan berapa nominal batu mulia itu. Namun kalung berlian akan bertengger di leher Nia saat dirinya menikah pada April 2010 mendatang. "Alhamdulillah saya sangat bahagia. Mas kawinya nanti kalung dan giwang berlian," kata Ardhie saat ditemui di kediaman ayah Nia di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2009) malam. Sama halnya dengan komentar keluarga Nia Ramadhani soal pernikahan yang terkesan mendadak. Kata Ardhie, rencana dirinya untuk menikahi Nia sudah direncanakan sejak lama. "Sudah matang," tegasnya. Ardhie meminta doa agar pernikahanya dengan bintang 'Suster Ngesot' itu bisa lancar. "Insya Allah Nia yang terbaik untuk saya," kata Ardhie. (ebi/ebi)

Kesultanan Samudra Pasai

Berdasarkan berita Marcopolo (th 1292) dan Ibnu Batutah (abad 13). Pada tahun 1267 telah berdiri kerajaan Islam pertama di Indonesia, yaitu kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya Batu nisan makam Sultan Malik Al Saleh (th 1297) Raja pertama Samudra Pasai. Kesultanan Samudera Pasai, juga dikenal dengan Samudera, Pasai, atau Samudera Darussalam, adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatera, kurang lebih di sekitar Kota Lhokseumawe, Aceh Utara sekarang. Kerajaan Samudra Pasai berdiri sekitar abad 13 oleh Nazimuddin Al Kamil, seorang laksamana laut Mesir. Pada Tahun 1283 Pasai dapat ditaklukannnya, kemudian mengangkat Marah Silu menjadi Raja Pasai pertama dengan gelar Sultan Malik Al Saleh (1285 - 1297). Makam Nahrasyiah Tri Ibnu Battutah, musafir Islam terkenal asal Maroko, mencatat hal yang sangat berkesan bagi dirinya saat mengunjungi sebuah kerajaan di pesisir pantai timur Sumatera sekitar tahun 1345 Masehi. Setelah berlayar selama 2...