Langsung ke konten utama

Ada Sutradara Misterius di Balik Kasus Antasari



Kamis, 15 Oktober 2009 | 15:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar diwarnai dugaan adanya kemungkinan stradara di balik kasus ini. Hal tersebut berulang kali diungkapkan baik oleh Antasari maupun tim kuasa hukumnya dalam pembacaan eksepsi.

"Pasti ada yang menyutradarai, tapi tidak tahu siapa," kata M Assegaf, salah satu pengacara Antasari, seusai sidang yang berlangsung tiga jam sejak pukul 09.00 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/10).

Kubu Antasari mencurigai pertemuan Antasari dengan Rani Juliani dan Nasrudin yang adalah suami siri Rani. Berdasar versi pengacara, Rani datang menemui Antasari di kamar 803 Hotel Grand Mahakam diantar oleh Nasrudin dengan naik taksi. Selama10 menit di dalam kamar tersebut, Rani undur diri. Namun saat hendak membuka pintu, ada Nasrudin yang juga punya janji demgan Antasari.


"Anehnya, Nasrudin marah-marah pada Rani dan menampar. Padahal ia yang mengantar. Suatu pernyataan yang tidak logis. Kalau ditarik ke belakang pasti ada yang berperan di sini. Siapa yang menyutradarai kedatangan Nasrudin dan Rani," papar Assegaf.

Lebih lanjut, pihak pengacara mensinyalir ada pihak yang tidak senang dengan tindakan Antasari dan KPK dalam memberantas korupsi. Namun mereka menyadari bukan wewenang merekalah untuk mengembangkan kasus ini. "Bagi kami ini adalah entry untuk kepolisian dan berharap bisa ditindaklanjuti," ujar Assegaf.

Lebih jauh, ia pun yakin nota keberatan (eksepsi) yang mereka sampaikan secara bergiliran, Antasari dan anggota kuasa hukum, dapat diterima pengadilan. "Dakwaan tujuh halaman kami jawab dengan eksepsi 106 halaman dengan argumentatif. Sudah cukup dipertimbangkan," tutur Assegaf.

Dalam kasus pembunuhan Nasrudin ini tidak hanya Antasari, orang beken yang terseret. Bersamaan dengan Antasari juga disidang sebagai terdakwa dalam kasus yang sama yakni Jerry Hermawan Lo (swasta yang menghubungkan Edo dengan Williardi), Williardi Wizard (mantan Kapolres Jaksel) dan Sigid Haryo Wibisono (Komisaris Utama PT PIM).

Antasari diancam dengan Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP Jo Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Memotret Landscape Agar Lebih Baik

Terlepas jika Anda pemula di dunia fotografi atau sudah berpengalaman, bagi banyak dari kita, cinta pertama kami adalah fotografi landscape. Ada sesuatu yang sangat ajaib tentang foto landscape sempurna dibuat yang tidak bisa tidak menarik perhatian seseorang. Di sisi lain lensa, memotret alam tidak hanya memberikan kita kesempatan tak terbatas untuk gambar yang menakjubkan, tetapi juga berfungsi sebagai cara yang bagus untuk menantang diri kita sebagai fotografer. menangkap-baik-lanskap-1 foto oleh Nathan McCreery. Setiap saat, unsur-unsur dalam alam bisa berubah, yang secara drastis dapat mempengaruhi hasil foto. Sementara fotografi landscape yang bagus mungkin tampak sulit untuk dikuasai, tapi tidak menakutkan seperti yang Anda mungkin pikir. Dalam tutorial fotografi landscape ini, saya telah mengumpulkan daftar teknik dan tips yang pasti akan membantu Anda belajar bagaimana untuk mengambil foto pemandangan yang menakjubkan. Carilah elemen latar depan yang bagus untuk memaksi...

HARGA MOBIL 2017

2 Honda Brio Honda Brio 7564 mobil bekas 1999-2017 Otomatis,Manual,Dual Clutch,Tiptronic Bensin,Solar,Hybrid,Lainnya,Bensin (Pertamax),Bensin (Premium) Perubahan Terakhir: 14 Dec, 2017 Bekas : Rp 70.000.000 - Baru : Rp 131.500.000 - (3773 harga) 4.2(23) Honda wagon/hatchback 3 Toyota Avanza / Veloz Toyota Avanza / Veloz 25909 mobil bekas 1973-2017 Otomatis,Manual,Dual Clutch,Tiptronic Bensin,Solar,Hybrid,Lainnya,Bensin (Pertamax),Bensin (Premium) Perubahan Terakhir: 14 Dec, 2017 Bekas : Rp 65.000.000 - Baru : Rp 189.700.000 - (15413 harga) 4.1(67) Toyota MPV 4 Daihatsu Ayla Daihatsu Ayla 5459 mobil bekas 2001-2017 Otomatis,Manual,Dual Clutch,Tiptronic Bensin,Hybrid,Lainnya,Bensin (Pertamax),Bensin (Premium) Perubahan Terakhir: 13 Dec, 2017 Bekas : Rp 64.500.000 - Baru : Rp 125.250.000 - (2770 harga) 4.0(25) Daihatsu mini 5 Toyota Vios / Limo Toyot...

Separuh Ibu Separuh Ayah (1)

minggu, 10 Oktober 2009 | 19:08 WIB Satu hari di acara pertemuan warga Indonesia saya berkenalan dengan seorang wanita yang baru saja pindah menetap ke kota saya di Montpellier. Wanita ini -sebutlah Ema- ternyata pindah kota  karena sedang dalam tahap proses perceraian dengan suaminya orang Perancis. Mungkin karena sedang banyak pikiran, segala unek-uneknya begitu saja mengalir deras terserap masuk dalam otak saya. Kasihan. Itu yang melintas di benak saya. Nasib teman baru saya ini sebenarnya bukan yang pertama kali saya dengar. Begini sebagian kata yang diungkapkannya sambil bercucuran air mata: “Sekarang dalam proses cerai kaya gini, aku kesusahan Mbak, karena anak-anak warga negaranya kan ikut papanya. Nah, kalau sudah cerai ya mau ngapain coba aku hidup di sini? Kerja enggak bisa, paling ngandelin tunjangan dari bekas suami! Mau pulang enggak bisa. Jadi, terpaksalah aku tinggal di Perancis, karena kalo enggak aku akan kesusahan toh! Aku bisa kehilangan anak-anakku. Tapi M...